Minggu, 04 Januari 2009

my Favorite song

Evergreen

Eyes
Like a sunrise
Like a rainfall
Down my soul
And I wonder
I wonder why you look at me like that
What you're thinking
What's behind
Don't tell me
But it feels like love

I'm gonna take this moment
And make it last forever
I'm gonna give my heart away
And pray we'll stay together
Cause you're the one good reason
You're the only girl that I need
Cause you're more beautiful than I have ever seen
I'm gonna take this night
And make it Evergreen

Touch
Like a angel
Like velvet to my skin
And I wonder
Wonder why you wanna stay the night
What you're dreaming
What's behind
Don't tell me
But it feels like love

I'm gonna take this moment
And make it last forever
I'm gonna give my heart away
And pray we'll stay together
Cause you're the one good reason
You're the only girl that I need
Cause you're more beautiful than I have ever seen
I'm gonna take this night
And make it Evergreen

(Don't tell me
But it feels like love)

I'm gonna take this moment
And make it last forever
I'm gonna give my heart away
And pray we'll stay together
Cause you're the one good reason
You're the only girl that I need
Cause you're more beautiful than I have ever seen
I'm gonna take this night
And make it Evergreen

Selasa, 02 Desember 2008

Cinta Masa Remaja

Cinta Masa Remaja

assalaamu’alaikum wr. wb.

Salah satu sasaran bidik mutakhir dari sinetron masa kini adalah remaja. Kalau dulu yang namanya sinetron itu identik dengan ibu-ibu atau bahkan pembantu rumah tangga, maka sekarang remaja usia ABG pun mereka jadikan ‘mangsa’. Kini menjamur sinetron yang latar belakangnya adalah kisah percintaan sepasang manusia yang usianya masih remaja ; masih SMA, bahkan ada juga yang SMP.

Bukan sinetron saja. Masalah percintaan kaum remaja memang tidak ada habis-habisnya dieksploitasi oleh para raksasa industri. Valentine dijadikan ajang untuk menjual habis barang dagangan, dengan sasaran utamanya adalah kaum remaja. Siapa korban terbanyak dari Britney Spears? Tidak lain dan tidak bukan adalah kaum remaja. Siapa yang merasakan dampak besar akibat merebaknya pornografi? Ternyata kaum remaja juga. Jadi dengan mudah kita dapat menyimpulkan bahwa menjadi remaja di jaman sekarang ini memang runyamnya minta ampun!

Masalahnya (menurut saya) hanya satu : kaum remaja seringkali tidak punya pegangan. Di satu sisi ia baru saja beranjak dari usia kanak-kanak, di mana pada masa-masa itu ia hanya menggunakan satu logika, yaitu meniru. Di sisi lain, ia juga baru mulai menjajaki kehidupan orang dewasa yang penuh dengan pilihan dan terbukanya akses-akses yang sebelumnya tidak bisa dibuka. Repotnya lagi, pada usia ini pulalah muncul keinginan untuk memberontak, baik pada orang tua, guru, atau tatanan nilai-nilai adat dan agama. Kecuali aturan Allah SWT, segalanya memang boleh dikritisi. Namun apakah semua harus dilawan? Inilah salah satu godaan terbesar yang dialami oleh setiap manusia ketika menginjak masa usia remaja.

Akhirnya, alih-alih melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya sendiri, kaum remaja justru seringkali mencederai kepentingannya sendiri. Karena kesal pada orang tua yang selalu menyuruh belajar (misalnya dengan memberi target rangking, menyuruh anak belajar di bimbel plus belajar privat di rumah), maka ia ‘membalasnya’ di sekolah, misalnya dengan bolos, dan berbagai kenakalan lainnya. Sebenarnya sedikit sekali remaja yang benar-benar nakal. Sebagian besar hanya marah, dan kebingungan bagaimana harus menyalurkan amarahnya.

Dengan prinsip ‘tampil beda’, akhirnya kaum remaja justru ‘tampil seragam’. Waktu saya kelas 2-3 SMP dahulu, siswi sekolah sedang gandrung sepatu ‘Doc Mart’. Sekarang, rata-rata kaus kakinya tinggi seperti pemain sepak bola, dan panjang baju seragamnya pas sampai di pinggang. Dulu sekali, orang-orang beramai-ramai mengkeritingkan rambutnya. Sekarang, yang ikal pun ingin rambut lurus. Kalau dulu kekekaran tubuh dan ke-macho-an pribadi adalah kebanggaan para siswa, sekarang mereka malah tampil sekurus mungkin, dengan gaya rambut yang aneh meniru-niru Good Charlotte dan band punk semacamnya. Mereka memang mengaku ingin tampil beda, tapi di mata orang lain, mereka justru tak berkarakter sama sekali. Inilah ‘sisa-sisa’ logika meniru yang masih mereka pakai dari masa kanak-kanak.

Pada usia ini pula manusia cenderung melakukan hal-hal yang akan disesalinya kemudian. Masalahnya, mereka tidak melakukannya dengan niat yang tepat. Berbuat salah itu biasa bagi siapa pun, namun ada kalanya seorang remaja melakukan sesuatu yang salah menurut akalnya, namun ia tidak memiliki kemampuan untuk menolaknya. Kadang mereka melakukannya untuk mencari perhatian, kadang hanya demi pembalasan, meskipun nyaris selalu salah sasaran.

Pada prinsipnya kaum remaja seringkali merasa kesepian. Mereka merasa orang tuanya tidak memahami keadaan dirinya (dan kalau mau jujur, orang tua memang seringkali lupa dengan kondisi jiwa kaum remaja), apalagi gurunya. Maka mereka pun berpaling pada teman-teman sebayanya dan orang-orang yang mereka idolakan. Jika teman-temannya merokok, maka mereka pun tergoda untuk merokok. Jika artis Hollywood pujaan hatinya menjunjung tinggi seks bebas, maka perzinaan pun tidak tabu lagi di matanya.

Adalah sebuah ironi yang tak terperi ketika saya menyadari bahwa kaum remaja selalu ingin dimengerti, namun mereka sendiri seringkali tidak mengerti dirinya sendiri. Mereka mencari-cari identitas dirinya ‘keluar’, padahal mereka seharusnya duduk dan mencarinya ‘di dalam’. Mereka melihat-lihat identitas orang lain dan mencoba menerapkannya pada diri sendiri dengan logika trial and error yang sangat menyedihkan. Padahal sunnatullaah berlaku sampai kapan pun : manusia tidak menghormati seorang copycat ! Anda bisa dengan mudah tampil keren, tapi terhormat itu urusan lain lagi.

Kembali pada masalah cinta, khususnya cinta remaja.

Kaum remaja seringkali tidak menyadari keadaan dirinya sendiri yang masih sangat labil dan amat dipengaruhi oleh ego pribadi. Kondisi yang demikian ini adalah kondisi yang paling tidak ideal untuk berkecimpung dalam masalah percintaan. Itulah sebabnya, meskipun sinetron-sinetron menggambarkan sebaliknya, namun drama percintaan yang dialami oleh kaum remaja lebih sering kandas di tengah jalan daripada berlanjut menuju akhir yang baik.

Jika bicara masalah cinta, yang seringkali muncul dalam perbincangan adalah ucapan-ucapan seperti :

* “Kamu kok nggak ngertiin aku...”
* “Aku ingin...”
* “....pasangan yang bisa membahagiakan aku.”

Kata-kata yang saya tebalkan dapat dengan mudah menunjukkan adanya campur tangan ego dalam kadar yang cukup tinggi. Sekali lagi, ini adalah racun dalam urusan cinta-cintaan. Sayangnya, banyak yang tidak menyadari.

Bagi seorang Muslim, hidup bukan untuk diri sendiri. Jangan bicara kasih sayang kalau masih memikirkan diri sendiri, dan jangan ngomong cinta kalau tidak mau mendahulukan pasangan. Dengan demikian, kalau memang mau bicara cinta, maka seorang remaja harus rela terlebih dahulu untuk melepaskan logika kanak-kanaknya dan melangkah lebih jauh dengan logika orang dewasa. Dan untuk menjadi dewasa, tentu saja, butuh waktu.

Hargailah waktu.

wassalaamu’alaikum wr. wb.

Selasa, 25 November 2008

Somethink spesial for me

"Why Do I Love You"

Suddenly she's
Leaving
Suddenly the
Promise of love has gone
Suddenly
Breathing seems so hard to do

Carefully you
Planned it
I got to know just
A minute to late, oh girl
now I understand it
All the times we
Made love together
Baby you were thinking of him

Why do I love you
Don't even want to
Why do I love you like I do
Like I always do
You should've told me
Why did you have to be untrue (love you like I do)
Why do I love you like I do

Ain't gonna show no
Weakness
I'm gonna smile
And tell the whole world I'm fine
I'm gonna keep my senses
But deep down
When no one can hear me
Baby I'll be crying for you

Why do I love you
Don't even want to
Why do I love you like I do
Like I always do
You should've told me
Why did you have to be untrue (love you like I do)
Why do I love you like I do

Can't go back
Can't erase
Baby your smiling face oh no
I can think of nothing else but you
Suddenly

Why do I love you
Don't even want to
Why do I love you like I do
Like I always do
You should've told me
Why did you have to be untrue (love you like I do)
Why do I love you like I do

Senin, 24 November 2008

Persahabatan

Dan jika berkata, berkatalah kepada aku tentang kebenaran persahabatan?..Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih.

Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Karena kau menghampirinya saat hati lapa dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian.Bila dia bicara, mengungkapkan pikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “ya”.

Dan bilamana ia diam, hatimu tiada ‘kan henti mencoba merangkum bahasa hatinya; karena tanpa ungkapan kata, dalam rangkuman persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan terlahirkan bersama dengan sukacita yang utuh, pun tiada terkirakan.

Di kala berpisah dengan sahabat, janganlah berduka cita; Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya, mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.

Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya ruh kejiwaan. Karena kasih yang masih menyisakan pamrih, di luar jangkauan misterinya, bukanlah kasih, tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.

Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu hingga kau senantiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria berbagi kebahagiaan.
Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menemukan fajar jati dan gairah segar kehidupan.

Rabu, 19 November 2008

Puisi Q

PERJALANAN CINTA

Ku ingin bertanya pada bintang di sana
Apakah masih ada secerca cahaya untuk hatiku
Yang kini terserang virus cinta
Yang menyesakan aliran nafasku

Gelap menemani Perjalanan ku
Mengharap lentera kasih dan harapan
Yang akan menemani Perjalanan Cinta yang Penuh Misteri

Tersimpan Seuntai rasa Takut
di antara kerlipnya bintang
Yang slalu bersinar
Biyarpun
sinar akan hilang
Tertutup kabut hitam
Seiring datangnya hujan

Hujan Yang Slalu Menetes dalam Mataku
Mengiringi perginya cinta

masa kecil Q

Masa kecil ku

Orang bilang masa kecil adalah masa di mana individu memasuki dunia khayal!!
Dunia yang bahagia!!! Dunia Apalah Itu….
Tapi buat aku masa kecil adalah masa yang paling menyebalkan !
Aku benci masa kecil ku !!
Banyak Temen temen ku bilang pengen banget jadi anak kecil lagi tapi buat aku ogah deh balik ke masa itu lagi!
Ah tau Agh jok Bilang Tentang masalah Dunia Khayal Mualezzzt!

Love Is

Cinta……………….
Mnurut Sudut pandang ku.. Cinta itu adalah sbuah anugrah yang di beri oleh tuhan yang maha kuasa. Tapi terkadang cinta juga bakal ngebuat hidup jadi menderita. Jadi sengsara…. Pa lagi pas putus cinta tuchh!!!
Grrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr sakit buangedz!!
Okelah sbagian orang bilang,,, Cinta Itu Bulsyeeeeeeeeet tapi mnurut ku lok hidup tampa cinta gak asik donkkk!! Dunia bakal Ngebosenin Duechhh!!
Makane Q se7 buangedz ma lagune GIGI yang Virus – virus cinta itu!!! Hehehehe

Oya Q percaya banget dengan adanya cinta sejati……… q yakin Q pasti px Cinta sjati tapi gak tau sypa cinta sjatiku…
Hahaaha Cinta Sjati yachhh???? Mnurutku Cinta sejati tak akan ketemu kalo gak di cari!!!
Ah au ahhhhhhhhhhhh bicarain cinta gak bakal ada matinya?????-------------
Lok maw Kritik aku masalah cinta!!
Kirim aja ke E-mail Q!!!
Alamate :

Frincess_frogy@yahoo.co.id